
Terlebih lagi, Marley merupakan penyanyi berkulit cokelat. Netizen menganggap pilihan filter Snapchat mengandung unsur rasisme.
Selang beberapa bulan, Snapchat lagi-lagi dicibir netizen karena alasan sama, yakni rasisme. Sensitivitas netizen terusik dengan filter teranyar yang membuat wajah tampak seperti masyarakat Asia.
Jika filter Bob Marley disebut sebagai "digital blackface", maka filter teranyar ini diistilahkan "yellowface", sebagaimana dilaporkan Gizmodo dan dihimpun KompasTekno, Kamis (11/8/2016).
Netizen beramai-ramai mengemukakan ketidaksukaan pada filter Snapchat melalui Twitter. Maggie Roque (@mhroque) menilai sikap rasis Snapchat hanya ditujukan bagi kaum Asia.
No comments:
Post a Comment